Keadaan Darurat ? Hubungi Ambulance Kami 0813 6733 xxxx

  • Call us now

    (0724) 22095
  • JL. Jend. Sudirman

    No. 24, Kota Bumi
  • Senin - Sabtu

    08.00 am to 17.00 pm

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)

 


Pengelolaan Limbah

 

 

Dari tabel data di atas terlihat, bahwa selama tahun 2016 dan 2017, kegiatan pengelolaan limbah berjalan optimal. Dapat dilihat dari frekuensi pengelolaan limbah padat medis menggunakan incenerator dilakukan 2 kali dalam 1 minggu, sisa abu pembakaran disimpan di TPS-B3 dikirim ke pihak ke tiga 4 kali dalam 1 tahun.

 

Untuk limbah padat non medis dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dilakukan 6 kali/bulan.

 

Untuk limbah cair Rumah Sakit dilakukan pengolahan dan dibuang ke badan air setiap hari, juga dilakukan pemeriksaan laboratorium 6 kali dalam 1 tahun agar air limbah betul-betul aman dan tidak mencemari lingkungan.

 

Data Pengelolaan Sanitasi RSD Mayjend HM. Ryacudu Tahun 2017

 

Keterangan :

1. Limbah cair

Limbah cair yang telah diolah oleh alat “WASTE WATER TRETMENT PLANT” Disalurkan kesaluran limbah perkotaan, Hasil uji laboratorium limbah memenuhi syarat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup RI No. Kep. 58/Men LH 12/1995

Peraturan Mentri Lingkungan Hidup atau Kehutanan RI No 56 Tahun 2015 tentang tata cara atau persyaratan teknis pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari fasilitas pelayanan kesehatan.

2. Limbah padat medis

Limbah padat medis  semua terbakar di INCENERATOR dengan merk SMOKLESS yang lisensinya sudah diakui oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan sisa abu pembakaran disimpan ditempat penyimpanan bahan berbahaya dan beracun (TPS-B3).

Rencana akan dipihak ketigakan dalm perusahaan lebih lanjut.

3. Limbah Non Medis

Limbah Non Medis dibawa ketempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang telah disediakan oleh dinas tata kota kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Alam Kari Talang Bojong satu minggu dua kali limbah plastik dikumpulkan dan dijual ke pengepul.

4. Air Bersih

Air Bersih bersumber  dari 7 sumur bor dalam masing- masing pompa berkapasitas 50 lt/menit sudah cukup memadai hasil uji coba laboratorium air bersih memenuhi syarat kesehatan Permenkes RI No 416/Menkes/Per/IX/1990.

5. Kamar Mandi dan WC

Kamar Mandi dan WC untuk 171 tempat tidur dan kantor terdapat 153 buah sudah cukup tapi perlu perawatan rutin setiap tahunnya.

6. Limbah Benda Tajam

Limbah Benda Tajam dihancurkan melalui alat bernama SYRO/dibakar di incenerator.

7. Makanan dan Minuman

Makanan dan Minuman dari bahan baku dan hasil olahan di ruang gizi di awasi setiap hari belum pernah dilakukan uji bakteri di laboratorium.  Penjual makanan dari luar tidak diperbolehkan masuk.

8. Pengawasan Vektor dan Binatang

Pengawasan vektor (jentik, lalat, kecoa dan kucing) dilakukan sebulan sekali dan untuk binatang  kucing dilakukan penangkapan enam  bulan sekali.